Praktik Penimbunan Dilarang Dalam Ekonomi Islam

Praktik Penimbunan Dilarang Dalam Ekonomi Islam

Spread the love

Storyislam.comPraktik Penimbunan Dilarang Dalam Ekonomi Islam – Ekonomi dalam  Islam atau yang biasa disebut dengan Ekonomi Syariah. Ekonomi Syariah adalah prinsip-prinsip ekonomi yang dilandaskan pada pedoman umatislam yakni Al-Quran dan juga Hadits.

Dua landasan dasar umat Islam inilah yang dijadikan sebagai pokok pedoman untuk melakukan. Analisis tentang kondisi dan prinsip-prinsip ekonomi yang sesuai dengan syariah ajaranIslam.

Ekonomi syariah memiliki tujuan yang sangat mulia yakni selaras dengan tujuan dari syariat Islam. Tujuan ekonomi syariah tersebut adalah berupaya untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan juga akhirat.

Melalui jalan berupa tata kehidupan yang baik dan terhormat dengan tidak lepas dari prinsip-prinisip dan pedoman nilai-nilai Islam.

Praktik Penimbunan Dilarang Dalam Ekonomi Islam

Ekonomi Islam mengkaji masalah-masalah ekonomi makro maupun mikro yang berkaitan dengan upaya untuk Mensejahterakan umat manusia.

Secara umum, Bukan hanya untuk umat islam saja melalui cara-cara dan nilai-nilai islami.

Dalam praktiknya ada beberapa prinsip atau perilaku ekonomi yang sangat dibenci dan dilarang dalam ekonomi syariah. Salah satu perilaku yang sangat dilarang tersebut adalah melakukan penimbunan atau yang biasa disebut sebagai Ihtikar

Ihtikar adalah upaya penimbunan sejumlah barang-barang dagangan dari peredarannya.Dengan tujuan untuk membuat persediaan barang di pasaran menjadi langka dan melonjak harganya.

kemudian mereka menjual kembali barang-barang tersebut dengan harga yang melonjak tinggi untuk keuntungan pribadi mereka sendiri.

Berdasarkan dari pengkajian terhadap Al-Quran dan juga Hadits. Jumhur ulama menyepakati bahwa Penimbunan atau Ikhtikar adalah suatu praktik yang sangat dilarang dalam Islam dan hukumnya adalah haram.

Jika praktik penimbunan ini dibiarkan maka akan menimbulkan ketidakstabilan ekonomi dan politik. Dan bahkan bisa juga mengancam tatanan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Mudharat yang cukup besar inilah yang menjadi salah satu pertimbangan. Dalam Ekonomi Islam tentang pelarangan terhadap praktik-praktik penimbunan yang akan memicu terjadinya kelangkaan barang.

Jika kelangkaan terjadi terutama pada komoditas yang vital akibat suatu tindakan penimbunan, maka akan bisa memberikan dampak pada sektor-sektor lainnya.

Dampak ini bisa saja seperti efek domino yang akan menyebar hingga ke sektor-sektor kehidupan lainnya. Dan tentu hal tersebut akan sangat merugikan bagi tatanan kehidupan umat manusia.

Demikianlah ulasan mengenai salah satu praktik yang dilarang dalam prinsip Ekonomi Islamyaitu tentang penimbunan barang.

Mengingat banyaknya ulama yang sepakat mengenai haramnya praktik Ikhtikar atau penimbunan.

Maka sudah sepantasnya sebagai umat Islam kita senantiasa berupaya untuk menghindarinya.

 76 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *