Dinamika Politik Islam di Indonesia

Dinamika Politik Islam di Indonesia Pada Tiga Masa

Spread the love

storyislam.comDinamika Politik Islam di Indonesia Pada Tiga Masa – Indonesia merupakan negara dengan jumlah masyarakat pemeluk agama Islam yang banyak, bahkan menjadi mayoritas. Inilah yang menyebabkan Islam turut berperan dalam perpolitikan di Indonesia di tiga masa yang dilalui Indonesia selepas kemerdekaan. 

Tiga masa tersebut adalah masa orde lama, orde baru, dan reformasi yang terus berjalan hingga sekarang. Pada masing-masing masa tersebut politik Islam di Indonesia memiliki cirinya sendiri, berikut merupakan penjelasannya. 

Dinamika Politik Islam di Indonesia Pada Tiga Masa
Masa Orde Lama

Selepas kemerdekaan terdapat dua kubu yang ingin membentuk dasar negara Indonesia, pertama kubu yang ingin menggunakan Islam sebagai dasar negara, sedangkan kubu kedua merupakan mereka yang lebih mengedepankan nasionalisme. Di penghujung orde lama, kelompok nasionalis memenangkan perdebatan tersebut dan membuat beberapa pihak Islam terasa di marginalkan. 

Baca juga : Cara Memulai Bisnis Rumahan Bagi Pemula

Buntut dari kejadian tersebut adalah adanya kejadian pemberontakan yang mengatasnamakan Islam di beberapa daerah di Indonesia, yakni pemberontakan di Aceh dan adanya gerakan Negara Islam Indonesia sebagai oposisi pemerintahan saat itu. 

Masa Orde Baru

Politik Islam di Indonesia pada masa ini mengalami dinamika yang menarik. Di awal pemerintahan orde baru, islamophobia terjadi di pemerintahan Indonesia. Membuat banyak hak masyarakat Islam tidak terkoordinir dengan baik. Puncaknya ketika Soeharto memilih untuk menyederhanakan semua partai politik Islam di satu wadah. 

Akan tetapi hal yang berbeda terjadi di awal tahun 90-an, ketika Islam mulai bisa di rangkul oleh pemerintah. Hal ini terlihat dengan adanya kebijakan pemerintah yang pro terhadap umat Islam, seperti perizinan menggunakan jilbab di tempat umum, mendirikan MUI dan membuat undang-undang yang akomodatif terhadap Islam. 

Masa Reformasi

Pada masa ini politik Islam mendapatkan peran yang signifikan, terutama di jajaran pemerintahan. Geliat partai politik Islam kembali tumbuh dengan terbentuknya beberapa partai politik Islam yang baru. Beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Aceh bahkan membuat peraturan daerah berbasis syariah yang dietujui oleh warganya. 

Dinamikapolitik Islam di Indonesiamemang mengalami pasang surut, namun hal tersebut tidak membuatnya tenggelam begitu saja. Kini pemerintah juga mulai terbuka dengan pendapat kaum muslimin di berbagai aspek nasional. 

 101 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *